Tampilkan postingan dengan label Puisi Baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Baru. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 Agustus 2011

Surat Sahabat

Aku tahu, aku hanya orang yang kesekian
dari banyak orang yang menyayangimu
Tapi aku ingin menjadi orang yang pertama
yang ada di sampingmu saat aku
tahu kehilangan seorang sahabat

Jika lidahku pernah menjadi penyayat harimu
Aku hanya ingin maaf dan senyum termanis darimu
Aku hanya indin menjadi sahabatmu sampai nanti
Sampai aku tertidur lelap di bawah tumbuhan tanah sahabat

Aku amati mereka yang tlah kehilangan dirimu
Selamat tinggal sahabat, aku yang selalu mewarnai dalam hidupmu



M. Azam A.
Baca selengkapnya »

Senin, 20 Juni 2011

Tak Selamanya

Indahnya mentari
tak selamanya bersinar
Indahnya rembulan
tak selamanya menerangi malam

Indahnya pelangi
tak selamanya memberi warna dalam hidup
Rintikan hujan pun
tak selamanya menahan di satu tempat

Indahnya cinta
tak selamanya merasa bahagia
Indahnya kasih sayang
terkadang menyisakan luka

Tapi indahnya persahapatan
kan selamanya bermakna dan kekal abadi


Karya: Dian Choerun Nisa
Baca selengkapnya »

Minggu, 05 Juni 2011

Aku Pun Tak Mau Tahu

Ketika semua ucap dan perintah tak lagi diacuhkan
Bualanku kosong anggapan angin lalu
Indera pun tlah rapat tak bercelah
Berpaling bagai binatang bertanduk yang pasrah

Aku pun muak dan ingin berontak padanya
Merobek, membungkam, dan meredam omelannya
Lelah ku berjalan terkadang ku ingin berhenti
Tetapi ku mencintainya hingga ku trus berjalan
Sampai detik ini, sampai menit ini, sampai jam ini, sampai hari ini
Tapi ku tak tahu esok

Dengarlah tulisanku ini merintih
Meminta kau tuk diam! Sejenak, sesaat saja
Kebisingan ini yang membuatku lelah dan ingin pasrah

Aku pun tak mau tahu
Karna ku tlah memberi tahu
Aku pun tak mau tahu
Karna kau tak mau tahu
Aku pun tak mau tahu
Karna ku tlah lelah memberi tahu


Candra Handoko
Baca selengkapnya »

Senin, 18 April 2011

Bisakah Aku Menghapus Namamu?

Malam yang sesunyi ini
Kuberkata dalam hati kecilku
Ku tak ingin kau berubah dalam keadaan ini
Aku merindukan kamu yang dulu

Kuberdiri untuk menanti dirimu kembali kepadaku
Bersama kenangan yang dulu ada
Dan kucoba tuk melupakanmu

Tapi apalah dayaku
Ku tak bisa melupakan bayangmu
Yang selalu menghantui hati sunyiku

Saat ku bisa menghapus namamu
Dan melupakan bayang wajahmu
Kenapa kau kembali di hadapanku lagi?



Karya: Bella A.W.
Baca selengkapnya »

Selasa, 29 Maret 2011

Kepedihan Kelabu

Hidup ini terasa kelabu
Gelap, tak ada satu pun lampu
Yang mampu menerangi hidupku
Tak pernah kudapat kebahagiaan
Yang selalu saja datang menghampiriku

Mungkin, kbahagiaan bagiku hanyalah mimpi
Yang tak akan pernah kualami
Ya Allah, mengapa samua ini harus kualami
Derita ini terlalu pedih menyanyat hati
Setiap kali peristiwa ini terjadi
Hati ini sangat pedih
Pedih dan perih

Hanya air mata yang dapat bicara
Mulut ini tak berarti apa-apa
Tak berani mengucap kata-kata
Ingin aku melimpahkannya, menceritakannya
Tapi kepada siapa?

Ingin aku menangis, menjerit
Hingga semua kepenatan di hati hilang
Dan kepedihan kelabu berlalu



Oleh: Novi Anik Lestari
Baca selengkapnya »

 
Powered by Blogger